Hati-Hati, Ini Kendala yang Seringkali Terjadi Pada Epoxy Lantai

Saat ini, sudah banyak rumah yang dibangun dengan menampilkan unsur artistik. Mulai dari bangunannya dibuat mewah bak rumah di Eropa, taman belakang rumah yang rindang dan penuh bunga cantik, hingga interior yang diisi dengan properti mahal lainnya. Tak melulu harus mewah, rumah yang artistik juga bisa kalian miliki dengan memanfaatkan lantai. Caranya adalah dengan aplikator epoxy lantai yang saat ini memang sedang nge-tren. Namun tidak bisa dipungkiri, epoxy lantai sendiri memiliki beberapa kendala yang seringkali muncul.

Kendala pada Epoxy Lantai Seringkali Muncul Karena Faktor-Faktor di Bawah Ini. Waspada!

Seperti yang diketahui, kebanyakan rumah memakai lantai keramik. Jika ingin tampil beda, kita bisa mengganti ubin dengan epoxy 3D. Tentunya akan sulit jika dilakukan orang awam. Karenanya, kita bisa menghubungi kontraktor epoxy lantai yang lebih mengerti seluk beluk epoxy. Sang kontraktor pun bisa menyelesaikan kendala yang sering terjadi pada epoxy lantai. Kira-kira apa saja kendalanya?

1. Kesalahan Pada Proses Persiapan

menghias lantai dengan epoxy

Sebelum mulai menghias lantai dengan epoxy, tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan oleh pemilik rumah dan kontraktor epoxy lantai. Jika hal ini tidak dilakukan dengan benar, maka akan muncul kendala saat proses epoxy dilakukan. Biasanya, kendala akan muncul saat proses pencampuran cat. Saat proses pengadukan tidak sempurna, maka cat tidak bisa tercampur dan membuat proses jadi terhambat.

2. Muncul Gelembung Udara

kontraktor epoxy lantai

Saat kontraktor epoxy lantai sudah menjalankan proses epoxy lantai, kendala lain tetap bisa muncul. Salah satunya adalah munculnya gelembung udara atau yang juga disebut bubble. Gelembung pada lapisan cat epoxy ini tentu membuat hasil akhir jadi tidak sempurna karena terlihat tidak rata. Selain bubble, ketika menggunakan aplikator untuk epoxy lantai bisa saja muncul lubang-lubang kecil di permukaan yang biasa disebut crater. Bukan hanya itu, ada juga lubang berukuran lebih kecil dari crater yang akan terlihat. Lubang mini yang disebut fisheyes tersebut bisa membuat tampilan lantai epoxy kurang estetik.

3. Kualitas Buruk

Aplikator epoxy lantai

Saat ini sangat mudah menemukan epoxy lantai. Namun jika ingin mendapatkan hasil terbaik tentu harus mencari yang memiliki kualitas super. Jika tidak, maka bisa jadi lantai menjadi kurang mengkilap atau lukisannya tidak nyata. Kalian pun bisa meminta bantuan kontraktor untuk epoxy lantai untuk mencarikan epoxy lantai dengan kualitas paling bagus dan terjamin.

Aplikator epoxy lantai juga berpengaruh. Saat daya rekat atau yang juga disebut adhesi sangat buruk, maka cat bisa terkelupas. Warna yang muncul pun bisa jadi tidak rata karena tak tercampur secara sempurna.

4. Biaya dan Waktu

epoxy lantai

Kendala lain yang juga muncul yaitu masalah budget. Sebelum mulai menghias lantai dengan epoxy, tentunya kita harus berkonsultasi dengan kontraktor terkait berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat lantai epoxy sesuai keiinginan kita.

Bukan hanya biaya bahan pokok, bisa jadi muncul biaya tambahan yang nilainya tak kalah besar dalam proses pengerjaan lantai epoxy. Salah satunya adalah mempersiapkan biaya aplikator untuk epoxy lantai dan lainnya. Kondisi lain, saat terjadi kesalahan atau kendala, otomatis harus merenovasi sesuai keiinginan pelanggan.

Waktu pengerjaan kemudian harus bertambah untuk bisa menyelesaikan perbaikan tersebut. Karenanya, ada baiknya kita menggunakan kontraktor agar hasil lebih terjamin dan tentunya, bisa memangkas biaya yang mungkin mendadak muncul di tengah proses epoxy lantai. Gimana nih, sudah siap berkreasi dengan epoxy lantai?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *